Logo Bloomberg Technoz

Prediksi Rupiah Hari Ini Usai Indeks Dolar Turun Tajam Tadi Malam

Tim Riset Bloomberg Technoz
22 July 2025 07:50

Ilustrasi Rupiah. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Rupiah. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah sebenarnya memiliki peluang penguatan terbatas bila melihat tren pelemahan indeks dolar Amerika (DXY) yang berlanjut hingga kemarin.

Mata uang di pasar emerging mayoritas berhasil menghijau pada awal pekan, meski sebagian di Asia tertekan akibat terimbas perkembangan terbaru perpolitikan di Jepang, termasuk rupiah.

Pada perdagangan hari ini, Selasa (22/7/2025), ketika Kementerian Keuangan dijadwalkan menggelar lelang rutin sukuk negara (SBSN) dengan target Rp9 triliun, rupiah mungkin masih akan kembali bergerak terbatas di pasar spot dengan kecenderungan melemah walau DXY 'merah' kemarin.


Berkaca dari pasar offshore, rupiah Nondeliverable Forward (NDF) hanya turun tipis 0,01% pada penutupan bursa New York kemarin. Pagi ini, rupiah NDF bergerak di kisaran Rp16.340/US$.

Level tersebut lebih lemah dibanding posisi penutupan rupiah spot kemarin di Rp16.311/US$, mengisyaratkan pergerakan yang akan terbatas cenderung melemah hari ini.