Logo Bloomberg Technoz

HILIR MIGAS

Efek Rupiah, RI Sulit Tiru Malaysia Turunkan Harga BBM Nonsubsidi

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 November 2026 09:00

Pelanggan mengisi ulang bensin RON95 di pom bensin Malaysia./dok. Bloomberg
Pelanggan mengisi ulang bensin RON95 di pom bensin Malaysia./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekonom menilai Indonesia sulit mengikuti Malaysia menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar nonsubsidi, sebab nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah ketika harga minyak mentah mulai melandai.

Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi mencatat nilai tukar rupiah masih berada di sekitar Rp18.094/US$ ketika harga minyak mentah dunia turun ke bawah US$100/barel, sehingga membatasi ruang penurunan harga.

“JISDOR berada sekitar Rp18.094 per dolar AS, sehingga penghematan harga internasional dalam dolar dapat berkurang ketika dikonversi ke rupiah. Pemerintah dan badan usaha sebaiknya menguji rata-rata biaya pengadaan beberapa pekan, memisahkan jenis produk, dan mengumumkan hasilnya secara transparan sebelum menetapkan harga baru,” kata Syafruddin kepada Bloomberg Technoz, Jumat (6/11/2026).

SPBU Petronas./Bloomberg-Samsul Said

Syafruddin mencatat, dalam menetapkan harga BBM, Malaysia menggunakan mekanisme harga mingguan yang menangkap perubahan biaya produk olahan regional, sementara Indonesia penetapan harganya secara bulanan.

Sinyal Serupa