Logo Bloomberg Technoz

Inggris Bayar Rp25 Triliun Demi Berlangganan AI Generatif

News
05 November 2026 18:30

Warga berjalan di dekat stasiun kereta bawah di London, Inggris, Jumat (20/6/2025). (Jaimi Joy/Bloomberg)
Warga berjalan di dekat stasiun kereta bawah di London, Inggris, Jumat (20/6/2025). (Jaimi Joy/Bloomberg)

Bloomberg, Pengguna teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Inggris menghabiskan lebih dari £1 miliar atau US$1,4 miliar (setara sekitar Rp25,34 triliun) per tahun untuk langganan kecerdasan buatan (AI).

Dua pengembang AI, Anthropic dan OpenAI, bersaing ketat namun startup dari Dario Amodei ini mulai bisa menyaingi, menurut hasil penelitian yang dirilis pada Kamis.

Claude Memangkas Keunggulan ChatGPT di Pasar AI Konsumen Inggris Senilai $1,4 Miliar (Bloomberg)

Hingga Juli, lebih dari 5% orang dewasa di Inggris kini membayar langganan AI mereka sendiri — sekitar dua kali lipat proporsi pada tahun sebelumnya, menurut penelitian yang dilakukan oleh para akademisi dari tiga universitas.


Penelitian ini mendasarkan studi mereka pada analisis terhadap 14 juta rekening bank dan kartu di Inggris.

Claude Memangkas Keunggulan ChatGPT di Pasar AI Konsumen Inggris Senilai $1,4 Miliar (Bloomberg)

Meskipun sebagian besar pengeluaran konsumen ditujukan untuk ChatGPT milik OpenAI, laporan tersebut menunjukkan bahwa Claude dari Anthropic dengan cepat mengejar ketertinggalannya, dengan pangsa pasarnya meningkat empat kali lipat antara Desember 2025 dan Juli 2026.