Kala IHSG Naik 2%, Investor Asing Masih di Posisi Jual
Muhammad Julian Fadli
06 November 2026 08:47

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis (5/11/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 110,49 poin (2,25%) di posisi 5.030,26. Biarpun menguat, investor asing masih di posisi jual.
Berseberangan jauh dengan penguatan IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp65 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Di pasar reguler investor asing net sell Rp25 miliar.
Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp176,3 miliar. Tetap solid kala tertekan, saham BBRI menguat 0,74% di posisi Rp2.710/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net sell masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (5/11/2026):
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp176,3 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp132,83 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp45,74 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp35,99 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp31,68 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp31,48 miliar
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp30,58 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp24,3 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp21,57 miliar
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp16,26 miliar
Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp303,88 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBCA menguat 3,96% di posisi Rp5.125/saham.


























