Logo Bloomberg Technoz

CEO Apple Bicara Peluang Mac Naik Harga Efek Krisis Memori

Redaksi
05 November 2026 18:40

CEO baru Apple Inc., John Ternus di jaringan toko berlokasi di di Fifth Avenue, New York. (Michael Nagle/Bloomberg)
CEO baru Apple Inc., John Ternus di jaringan toko berlokasi di di Fifth Avenue, New York. (Michael Nagle/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kelangkaan pasokan chip yang diikuti lonjakan harga masih akan terjadi. Kenaikan biaya RAM, yang belum pernah terjadi sebelumnya, membuat bos Apple Inc. membuka peluang menaikkan harga perangkat Mac.

CEO baru Apple, John Ternus, mengungkap bahwa lonjakan harga RAM masih akan terjadi hingga akhir tahun sehingga semakin menegaskan gambaran suram industri di 2027 akibat gejolak harga.

Peringatan bahwa RAMageddon belum ada tanda-tanda tuntas menjadi tema pelaku industri terkait dengan harga chip. “Apa yang kita lihat terkait harga memori saat ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Ternus dalam panggilan telepon atas kinerja perusahaan.


Apple sendiri mampu mempertahankan keuangan efek dari solidnya pasar China, juga terjaganya penjualan Mac dan iPhone, dilaporkan The Guardian, dikutip Kamis (5/11/2026).

Ternus seolah menggaungkan kembali pernyataan Tim Cook saat masih memimpin Apple soal kenaikan harga produk efek lonjakan biaya memori global. Beragam cara sudah Cook lakukan demi tidak dibebankan biaya kepada konsumen, tapi kali ini sudah tidak bisa dibendung.