Industri Minta Permanenkan Bea Masuk 0% Impor LPG Petrokimia
Ibnu Affan
05 November 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia atau Inaplas berharap pemerintah memperpanjang atau mempermanenkan pemberian insentif tarif bea masuk 0% impor gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) untuk bahan baku petrokimia.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Inaplas Suhat Miyarso usai melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji di kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
"Ini akan habis pada bulan Januari nanti. Nuntuk itu kami tadi sudah sampaikan kepada Pak Menteri [Perindustrian Muhammad Sarmuji] untuk bisa dibantu agar bisa diperpanjang atau dipermanenkan," ujar Suhat kepada wartawan usai pertemuan itu.
Pemerintah sebelumnya memberikan bebas tarif bea masuk tersebut menjadi 0% dari semula dikenakan 5%, sebagai respons atas membantu dunia usaha menghadapi tekanan geopolitik yang berdampak pada kenaikan biaya produksi.
Hal tersebut diberikan selama kurun waktu 6 bulan, yang akan berakhir pada Januari 2027 mendatang. Suhat mengatakan, kebijakan tersebut terbukti efektif menekan biaya produksi industri, meski belum terlalu signifikan.































