Logo Bloomberg Technoz

PASAR MIGAS

Telaah Pasokan Minyak Dunia Saat Amuk Harga Minyak Mulai Reda

News
06 November 2026 09:30

Tangki penyimpanan minyak mentah di fasilitas Dangote Petroleum Refinery and Petrochemicals FZE di Ibeju Lekki, Lagos, Nigeria./Bloomberg-Damilola O.
Tangki penyimpanan minyak mentah di fasilitas Dangote Petroleum Refinery and Petrochemicals FZE di Ibeju Lekki, Lagos, Nigeria./Bloomberg-Damilola O.

Grant Smith dan Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak telah merosot tajam seiring meredanya kekhawatiran geopolitik. Hal ini membuktikan apa yang telah lama disampaikan oleh para trader minyak mentah; yaitu bahwa di balik ketakutan mengenai pasokan dari Timur Tengah, ketersediaan fisik minyak sebenarnya dalam kondisi yang cukup aman

Harga minyak mentah Brent berjangka anjlok pekan ini setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump—yang terpukul akibat kekalahan telak Partai Republik dalam pemilihan sela—memberi sinyal bahwa dia tidak akan segera melanjutkan tindakan permusuhan terhadap Iran.


Sebagai acuan global, harga minyak Brent telah jatuh hampir 20% pekan ini karena para pelaku pasar mengantisipasi potensi penurunan ketegangan; saat ini, harga diperdagangkan di kisaran US$97/barel di London.

Penurunan drastis ini menyingkap kelemahan mendasar di pasar tempat transaksi fisik minyak mentah berlangsung—sebuah pasar di mana penurunan harga telah dimulai sejak bulan lalu dan terus berlanjut hingga kini.

Harga minyak fisik acuan./dok. Bloomberg