Logo Bloomberg Technoz

Susul Wall Street, IHSG Dibuka Merah

Muhammad Julian Fadli
06 November 2026 09:16

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (6/11/2026), dibuka melemah. Hingga pukul 9:10 WIB, indeks kehilangan 70,25 poin atau setara dengan melemah 1,41% ke level 4.960.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai sepuluh menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 4,21 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,27 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 161.917 kali diperjualbelikan.

Sebanyak 436 saham melemah, dan 101 saham menguat. Sementara, 122 saham tidak bergerak.


Untuk perdagangan hari ini, Jumat (6/11/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, fokus sentimen berikutnya pada 6 November tertuju pada cadangan devisa Indonesia Oktober (sebelumnya US$146,3 miliar) dan indeks harga properti Q3 (sebelumnya tumbuh 1,32% YoY).

Dari pasar global, pasar mencermati nonfarm payrolls Oktober dengan konsensus 65 ribu tenaga kerja dan tingkat pengangguran yang diestimasikan stabil di 4,2%. Data tenaga kerja AS berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed, pergerakan dolar AS, serta aliran dana asing ke pasar Emerging Markets.