RI Godok Aturan LTJ, Akurasi Data Cadangan & Teknologi Jadi Kunci
Sabrina Mulia Rhamadanty
14 August 2026 10:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai efektivitas rencana regulasi tata kelola logam tanah jarang (LTJ) akan sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur data geologi nasional dan penguasaan teknologi pemisahan mineral di dalam negeri.
"Sebenarnya pengaturan soal logam tanah jarang itu yang paling penting adalah data cadangan, karena logam tanah jarang ini sebenarnya mineral ikutan dari mineral yang diekstrak,” kata Direktur Indef Green Transition Initiative (GTI) Imaduddin Abdullah saat ditemui usai agenda diskusi mineral kritis Indef GTI, Kamis (13/8/2026).
Imaduddin juga menjelaskan keberadaan LTJ di Indonesia mayoritas terikat sebagai komoditas sampingan dari pertambangan lain, seperti timah, bauksit, dan nikel.
Untuk itu, penetapan potensi riil di dalam bumi menjadi fondasi mendasar sebelum pemerintah menetapkan target industri maupun regulasi perdagangan.
"Nah ini kan sebenarnya sampai sekarang belum ada data yang menunjukkan secara riil dan akurat di Indonesia," tuturnya.































