Logo Bloomberg Technoz

Bocorkan Rahasia Tawanan Korut, Korsel Tuntut Maaf Ukraina

News
28 September 2026 10:20

Ilustrasi perbatasan negara Korea Utara dan Korea Selatan.(dok Bloomberg)
Ilustrasi perbatasan negara Korea Utara dan Korea Selatan.(dok Bloomberg)

Heesu Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menuntut permintaan maaf dan penjelasan resmi dari Kyiv, usai menuduh Ukraina melanggar kesepakatan kerahasiaan terkait pemindahan tawanan perang (prisoners of war/POW) asal Korea Utara (Korut) ke Korsel.

Ukraina sebelumnya meminta agar proses pemindahan tersebut dirahasiakan karena dinilai sensitif. Korsel pun menyetujui permintaan itu, kata Sekretaris Senior Presiden Bidang Hubungan Masyarakat, Sung Ki-hong, dalam pernyataan pada Minggu (27/9). Kedua negara kemudian melanjutkan proses pemulangan setelah melalui beberapa putaran pembahasan lewat berbagai saluran komunikasi, ujarnya.


Perselisihan ini mencuat setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pekan lalu bahwa Ukraina baru-baru ini telah mengirimkan dua tentara Korut yang ditangkap pasukan Ukraina ke Korsel. Sung mengatakan Kyiv mengungkapkan pemindahan tersebut tanpa penjelasan atau konsultasi yang memadai sebelumnya dengan Seoul.

Korut telah mengerahkan ribuan tentaranya untuk bertempur bersama pasukan Rusia. Setidaknya dua tentara Korut ditangkap pasukan Ukraina di wilayah Kursk, Rusia, pada Januari 2025.