Logo Bloomberg Technoz

Ulas Penyebab IHSG Ditutup Melemah di 6.147 Hari Ini

Muhammad Julian Fadli
28 September 2026 18:58

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,51% di posisi 6.147,85 pada penutupan perdagangan Senin (28/9/2026). Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), hingga PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi pemberat Indeks Komposit.

Sepanjang perdagangan, IHSG melaju dengan volatilitas intensitas tinggi di rentang 6.227,89 sampai dengan titik terendahnya 6.140,34. Tercatat ada pelemahan 532 saham, dan hanya ada 180 saham menguat. Sisanya 81 saham stagnan.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 28 September 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp12,58 triliun, hingga terdapat 37,37 miliar saham ditransaksikan yang didominasi tekanan jual, dengan frekuensi 1,65 juta kali diperjualbelikan.

Penyebab IHSG Melemah


Saham–saham teknologi, saham barang baku, dan saham konsumen non primer menjadi sebab IHSG di tren negatif dengan melemah 4,45%, 3,33%, dan 3,03%.

Phintraco Sekuritas menyebut, HSG melemah hingga lebih dari 1% pada perdagangan Senin (28/9/2026), dipicu oleh meningkatnya kembali harga minyak mentah dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga pepet Rp18.000/US$.