Logo Bloomberg Technoz

BURSA MINERAL

Timah Bakal Jadi Pelopor di BMKS, Tata Kelola Diklaim Paling Siap

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 September 2026 10:50

Para pekerja mencetak batangan murni atau ingot timah di pabrik timah PT Timah di Mentok, Pulau Bangka./Bloomberg-Dimas Ardian
Para pekerja mencetak batangan murni atau ingot timah di pabrik timah PT Timah di Mentok, Pulau Bangka./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Harwendro Adityo Dewant menyatakan industri timah nasional saat ini dinilai paling siap menjadi pelopor pelaksanaan ekspor melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) mulai 1 Januari 2027.

Menurut Harwendro, tata kelola timah saat ini sudah menjadi yang paling rapi dibandingkan dengan komoditas mineral lain.

Hal ini terbukti dari lengkapnya regulasi bagi pemilik izin usaha pertambangan (IUP) dan fasilitas pemurnian (smelter), serta seluruh skema penjualannya, yang telah 100% dilakukan melalui bursa sejak 2014 di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.


“Justru kami yang mendorong itu supaya kami bisa duluan yang diekspor, karena dari timah sendiri kan sudah lengkap sebetulnya. Mulai IUP, pemilik smelter juga, penjualan kami juga sudah lewat bursa semuanya 100%,” kata Harwendro saat dihubungi, Rabu (23/9/2026). 

Ilustrasi timah (Dok: Mind ID)

Berbeda dengan komoditas batu bara yang menggunakan kontrak jangka panjang, Harwendro mengatakan, transaksi timah sepenuhnya mengandalkan mekanisme bursa.