Logo Bloomberg Technoz

TRANSISI ENERGI

Krisis Energi, Jerman Susun Rencana Lepas dari Bahan Bakar Fosil

News
25 September 2026 21:00

Batu bara di Sasol Coal Supply, yang menggunakan gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo Swiegers
Batu bara di Sasol Coal Supply, yang menggunakan gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar di Secunda, Afrika Selatan./Bloomberg-Waldo Swiegers

Laura Millan - Bloomberg News

Bloomberg, Jerman telah menyusun peta jalan transisi untuk beralih dari bahan bakar fosil paling lambat tahun 2045. Pasalnya, negara ekonomi terbesar di Eropa ini berupaya mengurangi kerentanannya terhadap guncangan pasar energi global.

Pemerintah Kanselir Friedrich Merz memaparkan rincian rencana tersebut pada Rabu, bertepatan dengan Sidang Umum PBB tahunan dan pekan iklim di New York.


Kerangka kerja—sebagian besar mengintegrasikan kebijakan-kebijakan yang sudah ada—ini mencakup strategi pemanfaatan teknologi rendah karbon untuk menunjukkan bagaimana Jerman dapat mencapai target tahun 2045.

"Langkah ini akan memungkinkan Jerman untuk mengurangi impor bahan bakar fosil secara signifikan, serta menurunkan ketergantungannya pada rantai pasok yang rentan terhadap krisis geopolitik," ujar Carsten Schneider, Menteri Lingkungan Hidup Jerman, dalam acara PBB mengenai aksi iklim di New York.