BI: Moneter Global Ketat Jadi Tantangan Jaga Stabilitas Rupiah
Pramesti Regita Cindy
28 September 2026 19:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai pengetatan kebijakan moneter global menjadi salah satu tantangan utama bagi stabilitas nilai tukar rupiah.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan kebijakan moneter global yang ketat serta fenomena flight to quality atau perpindahan dana investor ke aset yang dianggap lebih aman akan mempengaruhi kinerja neraca pembayaran Indonesia dan stabilitas nilai tukar.
Menurut dia, kondisi tersebut menciptakan fenomena higher for longer, yakni suku bunga global bertahan pada level tinggi dalam waktu lebih lama. Situasi ini memberikan tekanan terhadap negara emerging market, terutama dari sisi aliran modal.
"Pada akhirnya ini akan memberikan tekanan kepada pasar negara berkembang atau emerging market, khususnya terkait dengan aliran modal yang masuk ke negara emerging market, termasuk Indonesia," kata Destry dalam Rapat Kerja BI dengan Komisi XI Bank Indonesia di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Oleh karena itu, Destry mengatakan kondisi domestik juga perlu menjadi perhatian, terutama kebutuhan untuk memperkuat sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah risiko inflasi dan nilai tukar.




























