Logo Bloomberg Technoz

Dinding Berlubang di Ruang Belajar SDN 3 Sukajadi

Andrean Kristianto
24 September 2026 20:57

Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Siswa berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa bernain di lapangan SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa bernain di lapangan SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kr

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kr

Siswa berjalan melewati kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berjalan melewati kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa berada di dekat tembok kelas yang jebol di SDN 3 Sukajadi, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Siswa berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Siswi berada di dalam kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa bernain di lapangan SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kr
Siswa berjalan melewati kelas SDN 3 Sukajadi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Puluhan tahun berdiri membuat jejak usia sulit disembunyikan dari bangunan SDN 3 Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sekolah yang berdiri sejak 1982 itu kini mengalami kerusakan di sejumlah bagian bangunan, termasuk ruang kelas yang masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Dari tujuh ruang yang tersedia, tiga di antaranya mengalami kerusakan. Kondisi paling parah terlihat di ruang kelas VI, dengan bagian tembok yang jebol hingga membentuk lubang besar, sementara lantai keramik di dalam kelas juga tampak rusak.

Aktivitas belajar tetap berlangsung di tengah kondisi tersebut, dengan sekitar 160 siswa menempuh pendidikan di sekolah itu. Pada sejumlah bagian lantai, anak-anak terlihat bertelanjang kaki sehingga kaki mereka tampak berdebu.

Pelaksana Tugas Kepala SDN 3 Sukajadi, Bainem, mengatakan kerusakan bangunan sudah terlihat sejak dirinya mulai bertugas sebagai Plt kepala sekolah. Namun, kondisi yang lebih parah, termasuk bagian bangunan yang roboh, baru terjadi dalam tiga bulan terakhir. 

“Saya ngusulin dari pertama saya nyampe 2023, tapi belum sampe seperti itu kondisinya, dapet rehab berat terus di cek-cek sama konsultan, gak layak ini bu, harus rehab total, dihancurin,” kata Bainem kepada Bloomberg Technoz, Kamis (24/9).

Usia bangunan bukan satu-satunya persoalan yang dihadapi sekolah tersebut karena kawasan sekolah juga kerap terdampak banjir. Kondisi itu turut menambah persoalan pada bangunan yang telah digunakan selama lebih dari empat dekade.

Staf Dinas Pendidikan Korwil Sukakarya, Danto, mengatakan kondisi SDN 3 Sukajadi telah diajukan untuk mendapatkan perbaikan. 

“Nah karena di tahun anggaran 2026, ABT itu kan cuma tahap ringan saja, perbaikan-perbaikan itu sih sudah diajukan Insyaallah realisasinya di 2026 ini. Karena ini termasuk rehab total, kemarin saya sudah konfirmasi ke Pak Kadis, Insyaallah nanti direalisasikan di 2027 karena rehab total, bongkar semua,” kata Danto saat berbincang.

(dre)