KRISIS BBM
B50 Diklaim Jawaban Krisis Solar, Kesiapan Kilang Minyak Disorot
Sabrina Mulia Rhamadanty
26 September 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Komite Investasi Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) Moshe Rizal mengungkapkan penerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dengan campuran 50% bahan bakar nabati (B50) dapat menjadi salah satu strategi untuk menekan krisis solar.
Meskipun begitu, Moshe menegaskan kebijakan tersebut memerlukan penyesuaian teknologi kilang yang sangat presisi. Pasalnya, karakteristik fisik dan kimiawi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari minyak kelapa sawit memiliki perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan solar fosil murni.
Moshe menekankan fasilitas pengolahan minyak bumi milik negara saat ini pada dasarnya dirancang untuk memproses hidrokarbon fosil murni.
Oleh karena itu, modifikasi infrastruktur kilang secara menyeluruh menjadi hal yang mutlak dilakukan agar pembauran skala besar tersebut tidak merusak komponen alat pengolahan.
"Program B50 memang memiliki potensi besar sebagai jawaban atas krisis solar dan upaya menekan ketergantungan impor energi kita. Namun, kunci utamanya ada pada kesiapan infrastruktur kilang dalam negeri untuk mengolah campuran dengan porsi kelapa sawit yang begitu tinggi," ujar Moshe saat dihubungi Bloomberg Technoz, Sabtu (26/9/2026).






























