Ekonom Soal Isu Akuisisi BCA: Bank Butuh Persaingan Sehat
Redaksi
28 September 2026 17:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Baru-baru ini beredar rumor bahwa pengusaha pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam berencana mengakuisisi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Namun, hal ini dibantah oleh BCA. Manajemen memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Menanggapi kabar tersebut, sejumlah ekonom berkomentar. Beberapa menilai bahwa persaingan yang sehat antarbank dibutuhkan agar sektor perbankan dapat meningkatkan efisiensi dan mendukung pertumbuhan sektor riil.
Pada dasarnya, sistem perbankan Indonesia selama ini ditopang dua pilar besar, yakni Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan bank swasta. keseimbangan keduanya penting agar pasar tidak bergantung pada satu jenis pelaku.
Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai keberadaan bank swasta dapat menjadi penyeimbang sekaligus mendorong persaingan, inovasi, dan efisiensi industri. Hal tersebut pada akhirnya juga akan menguntungkan masyarakat sebagai konsumen atau nasabah, serta penting untuk menjaga kepercayaan investor.
“Ia membawa inovasi dan mendorong efisiensi industri yang belum tentu didapatkan dari bank-bank BUMN,” kata Wijayanto, dikutip Senin (28/9/2026).

































