Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Sell Rp1,2 T, Lepas Saham TPIA & BREN

Muhammad Julian Fadli
24 July 2026 08:25

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 23 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan turun 19,16 poin (0,3%) di posisi 6.315.

Jadi salah satu sebab terpelesetnya IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,22 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing net sell Rp712 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp484,33 miliar. Tertekan aksi jual, saham BBCA jatuh 3,46% menyentuh posisi Rp6.275/saham.


10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing pada perdagangan Kamis (23/7/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp484,33 miliar
  2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp367,85 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp130,28 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp98,46 miliar
  5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp89,74 miliar
  6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp54,66 miliar
  7. PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) Rp47,96 miliar
  8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp32,43 miliar
  9. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp20,62 miliar
  10. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp20,48 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencapai Rp95,72 miliar. Terdorong tren pembelian, saham CUAN menguat 4,86% di posisi Rp755/saham.