Outstanding Pinjaman Online Juli 2026 Tembus Rp105,63 Triliun
Merinda Faradianti
07 September 2026 15:53

Bloomberg Technoz, Jakarta - Outstanding pembiayaan industri pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) pada Juli 2026 mencapai Rp105,63 triliun. Angka ini naik sekitar Rp490 miliar dari Juni 2026 yang sebesar Rp105,14 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengatakan, nilai tersebut tumbuh 24,76% secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Agusman juga menyebut, pertumbuhan pembiayaan pinjol masih diiringi dengan tingkat risiko kredit macet yang terkendali. “Pada industri pinjaman daring atau pindar, outstanding pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 24,76% secara year-on-year (YoY) dengan nominal sebesar Rp105,63 triliun,” kata Agusman, dalam RDKB OJK Agustus, Senin (7/9/2026).
Agusman melanjutkan bahwa tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 pada industri pinjol tercatat 4,32% pada Juli 2026. Di sisi lain, tingkat risiko kredit macet agregat (TWP90) bulan Juni 2026 tercatat 4,26%.
Selain itu, outstanding pembiayaan dari perusahaan pembiayaan tumbuh 2,01% yoy menjadi Rp513,05 triliun pada Juli 2026. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh peningkatan pembiayaan modal kerja yang tumbuh 6,32% secara tahunan.
"Rasio non-performing financing (NPF) gross tercatat sebesar 3,03%, sementara NPF net berada di level 0,81%," tambahnya.
Pada industri modal ventura, pembiayaan justru mengalami kontraksi 0,46% secara tahunan pada Juli 2026. Nilai pembiayaan yang disalurkan tercatat sebesar Rp16,32 triliun.


































