DPR Minta Rp28 T Dana Pendidikan Masuk Pos Belanja, Ini Alasannya
Pramesti Regita Cindy
07 September 2026 19:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah memindahkan alokasi dana cadangan pendidikan sebesar Rp28 triliun dari pos pembiayaan investasi ke pos belanja dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Anggota Banggar sekaligus pimpinan Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic Palit mengatakan hal ini perlu dilakukan sebab alokasi dana cadangan pendidikan Rp28 triliun itu akan menjadi bagian dari perhitungan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20%. Hal itu akan menjadi berbeda jika hanya ditempatkan dalam pos pembiayaan.
"[namun] Dari pengalaman kita 5 tahun terakhir dari tahun 2021, kalau anggaran pendidikan ditaruh di pembiayaan tidak pernah direalisasikan," kata Dolfie dalam pernyataannya di Rapat Banggar bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Dolfie lantas mengingatkan terkait realisasi anggaran pendidikan pada 2025 yang hanya mencapai 19,1% dari total realiasi belanja APBN sebesar Rp3.451,4 triliun atau tidak mencapai target minimal sebesar 20%.
Untuk itu, politisi PDI Perjuangan tersebut membuka opsi agar Rp28 triliun tersebut dipindahkan dari pos pembiayaan ke pos belanja. Sebagai gantinya, ruang pada pos belanja lain-lain dapat dipindahkan ke pembiayaan.





























