Logo Bloomberg Technoz

WhatsApp Uji Fitur Telepon Tanpa Akun, Cukup Pakai Link

Merinda Faradianti
07 September 2026 15:30

WhatsApp. dok: Bloomberg
WhatsApp. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp. Fitur tersebut memungkinkan penerima bergabung dalam panggilan hanya melalui tautan tanpa perlu mengunduh aplikasi atau membuat akun, seperti filansir dari laman WABetaInfo, Senin (7/9/2026).

Fitur yang disebut guest calls ini ditemukan dalam pengembangan WhatsApp dan menjadi perluasan dari fitur call links yang memungkinkan pengguna membuat tautan untuk mengundang orang lain ke panggilan.

Dalam laporan yang sama, fitur guest calls masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk diuji oleh pengguna beta. WhatsApp juga belum

memberikan informasi mengenai jadwal peluncuran fitur tersebut secara publik.Cara kerja fitur ini, pengguna WhatsApp yang menjadi penyelenggara atau host dapat membuat tautan panggilan melalui tab Calls. Pengguna kemudian dapat memilih jenis panggilan dan menyalin tautan tersebut untuk dibagikan kepada orang lain.

Penerima tautan tidak harus memiliki akun WhatsApp. Mereka dapat membuka tautan melalui browser dan mengakses antarmuka panggilan berbasis WhatsApp Web. Penerima kemudian dapat bergabung sebagai tamu tanpa harus memasang aplikasi WhatsApp atau melakukan proses pendaftaran akun.

Namun, WhatsApp memberikan kontrol tambahan kepada pengguna yang membuat panggilan. Di mana, setiap orang yang bergabung sebagai tamu harus mendapatkan persetujuan secara manual dari host sebelum dapat masuk ke dalam panggilan.

Aturan persetujuan tersebut bersifat wajib bagi pengguna yang tidak memiliki akun WhatsApp. Ini artinya, meskipun seseorang telah memperoleh tautan panggilan, mereka tidak dapat langsung masuk ke percakapan sebelum permintaan bergabung disetujui oleh host.

Mekanisme tersebut diterapkan karena WhatsApp tidak dapat memverifikasi identitas pengguna yang masuk sebagai tamu. Siapa pun yang memperoleh tautan berpotensi mencoba bergabung, sehingga host diberikan kendali untuk menentukan siapa yang dapat masuk ke dalam panggilan.

Selain itu, host juga tetap memiliki kendali selama panggilan berlangsung. Mereka dapat menerima atau menolak permintaan bergabung dari pengguna tamu, mengeluarkan peserta dari panggilan, serta mengakhiri panggilan untuk seluruh peserta.

Tak hanya itu, WhatsApp juga mempertahankan sistem enkripsi end-to-end pada guest calls. Ketika tamu membuka tautan panggilan melalui browser, WhatsApp Web akan membuat pengenal unik untuk sesi tersebut.

Pengenal itu kemudian digunakan untuk menghasilkan kunci enkripsi yang melindungi komunikasi. Dengan mekanisme tersebut, WhatsApp menyatakan sistem tidak membutuhkan akun untuk membuat kunci enkripsi karena sesi browser dapat digunakan sebagai dasar pembentukan kunci.

Fitur guest calls ini memiliki konsep yang mirip dengan guest chats yang sebelumnya dikembangkan WhatsApp. Guest chats memungkinkan pengguna WhatsApp mengundang orang yang tidak memiliki akun untuk melakukan percakapan teks melalui tautan.

Pada guest chats, penerima tautan dapat membuka percakapan melalui browser dan berkomunikasi tanpa mengunduh aplikasi. WhatsApp menggunakan pengenal unik untuk sesi tersebut guna menghasilkan kunci enkripsi sehingga percakapan tetap dilindungi enkripsi end-to-end.

Perbedaannya, guest calls dirancang untuk komunikasi secara langsung atau real-time. Setelah panggilan berakhir, tidak ada percakapan yang terus berlangsung seperti pada guest chats.

Sementara itu, guest chats bersifat asinkron dan dapat bertahan hingga 10 hari setelah tidak ada aktivitas. Guest calls lebih ditujukan untuk kebutuhan komunikasi langsung ketika pengguna ingin menghubungi seseorang yang belum memiliki akun WhatsApp.

Dengan guest calls, kebutuhan tersebut berpotensi berubah. Seseorang yang belum menggunakan WhatsApp cukup menerima tautan dan membuka panggilan melalui browser.

Meski demikian, fitur tersebut belum dapat digunakan oleh publik. WABetaInfo menyebut guest calls masih berada dalam tahap pengembangan dan bahkan pengguna yang telah mengikuti program beta belum dapat mencobanya.