Logo Bloomberg Technoz

Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebut keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di 5,75% mencerminkan keyakinan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi yang terkendali, serta prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.

Pasar hari ini akan mencermati perkembangan konflik Timur Tengah yang kembali memanas setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menutup peluang negosiasi dengan Iran dan mengancam aksi militer lebih lanjut. 

Dari dalam negeri, investor juga menantikan rilis uang beredar sebagai indikator kondisi likuiditas perekonomian.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support 6.200 dan resistance 6.400,” tulis BRI Danareksa.

Adapun selama mampu bertahan di atas area support, peluang konsolidasi dengan kecenderungan positif masih terbuka, meski volatilitas berpotensi meningkat seiring perkembangan sentimen global. Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ELSA, TPIA, dan BNBR.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut keputusan untuk mempertahankan BI Rate diiringi dengan memperluas kebijakan insentif dan sejumlah instrumen lainnya guna mendorong aliran masuk investasi portofolio asing serta memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah. 

“Keputusan tersebut mencerminkan keyakinan BI terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi yang tetap terkendali, sekaligus menjaga ruang pertumbuhan ekonomi domestik,” demikian riset Phintraco.

Secara teknikal, IHSG masih bergerak di atas MA–5 dan MA–20 dan histogram MACD yang tetap berada di area positif. Dengan demikian, diperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 6.280–6.400 hari ini.

Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CPIN, MYOR, TINS, INCO, dan ERAA. 

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya bursa Wall Street dan kembali adanya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu, naiknya harga mayoritas komoditas dan dipertahankannya suku bunga acuan di 5,75% berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.250–6.170 dan resistance 6.420–6.500,” menurut CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi ELSA, MEDC, AKRA, ARCI, HRTA, dan ANTM.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi kembali melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, melemahnya nilai tukar rupiah, serta outflow di pasar saham. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah KLBF, STAA, dan SILO.

(fad/aji)

No more pages