Logo Bloomberg Technoz

Posisi Investor Asing Saat IHSG Merah

Muhammad Julian Fadli
23 July 2026 08:35

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 22 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan turun tipis 5,54 poin (0,09%) di posisi 6.334.

Jadi salah satu sebab merahnya IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,11 triliun pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing net sell Rp920 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencapai Rp229,97 miliar. Tertekan aksi jual, saham DSSA jatuh 3,72% di posisi Rp905/saham.

Penutupan Saham DSSA pada Rabu 22 Juli 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Rabu (22/7/2026):

  1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp229,97 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp141,07 miliar
  3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp137,22 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp133,57 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp131,97 miliar
  6. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp65,45 miliar
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp55,81 miliar
  8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp52,86 miliar
  9. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp46,03 miliar
  10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp43,98 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Timah Tbk (TINS) mencapai Rp55,52 miliar. Terdorong tren pembelian, saham TINS menguat 1,97% di posisi Rp3.620/saham.

Penutupan Saham TINS pada Rabu 22 Juli 2026 (Bloomberg)