Iran Retas Jaringan Seluler untuk Lacak Personil AS di Timteng
Redaksi
16 July 2026 15:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) disebut tak lagi hanya berlangsung lewat serangan rudal dan operasi militer. Konflik kedua negara kini juga merambah ranah teknologi, setelah Iran diduga memanfaatkan jaringan telekomunikasi untuk melacak keberadaan personel AS di kawasan Timur Tengah.
Iran atau sekutunya diduga meretas jaringan seluler di sejumlah negara Timur Tengah guna memperoleh lokasi personel militer maupun kontraktor AS selama konflik berlangsung, dilaporkan Financial Times, dikutip Kamis (16/7/2026).
Temuan tersebut mengacu pada data proyek riset Mobile Surveillance Monitor serta keterangan sejumlah pihak yang mengetahui operasi tersebut.
Masih menurut laporan itu, anggota parlemen AS sebelumnya telah memperingatkan adanya celah keamanan pada sistem roaming operator seluler dan teknologi periklanan digital atau mobile advertising yang berpotensi dimanfaatkan untuk melacak lokasi pengguna.
Seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan pejabat negara-negara Teluk menduga Iran atau kelompok yang berafiliasi dengannya memanfaatkan perjanjian roaming dengan operator telekomunikasi lokal untuk mengetahui lokasi personel militer AS.


































