Logo Bloomberg Technoz

Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Negosiasi Gagal

News
15 July 2026 08:30

Iran vs AS. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Iran vs AS. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengancam akan memperluas serangan militer apabila Teheran tidak kembali ke meja perundingan. Trump mengatakan AS akan menargetkan pembangkit listrik hingga jembatan di Iran mulai pekan depan jika negosiasi tidak segera dilanjutkan.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (14/7), Trump menyebut operasi militer terhadap Iran akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan intensitas yang semakin meningkat.

"Kami akan menghantam mereka sangat keras besok malam. Kami akan menghantam mereka sangat keras malam berikutnya, dan pekan depan akan menjadi jauh lebih buruk bagi mereka, karena pekan depan giliran pembangkit listrik. Pekan depan giliran jembatan. Kami akan melumpuhkan semua pembangkit listrik mereka. Kami akan melumpuhkan semua jembatan mereka kecuali mereka mau kembali ke meja perundingan dan bernegosiasi," kata Trump.


Ancaman tersebut bukan kali pertama disampaikan Trump. Sebelumnya ia juga pernah mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Namun, Trump dikenal kerap menggunakan ancaman keras sebagai taktik negosiasi tanpa selalu merealisasikannya.

Meski demikian, komunikasi antara perwakilan AS dan Iran masih berlangsung. Pemerintahan Trump menegaskan proses negosiasi tidak dapat dilanjutkan selama Iran masih membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz.