Logo Bloomberg Technoz

Menanti Air Bersih di Tengah Kekeringan Kampung Koceak

Andrean Kristianto
14 July 2026 19:23

Petugas BPBD membantu Juanda mengisi air saat distribusi air bersih di Kampung Koceak, Tangerang Selatan, Senin (13/7). (Bloomberg Technoz/Andrean)

Petugas BPBD membantu Juanda mengisi air saat distribusi air bersih di Kampung Koceak, Tangerang Selatan, Senin (13/7). (Bloomberg Technoz/Andrean)

Dua ember kosong menjadi perlengkapan yang dibawa Juanda saat mendatangi titik distribusi air bersih di Kampung Koceak, RT 02 RW 01.

Dua ember kosong menjadi perlengkapan yang dibawa Juanda saat mendatangi titik distribusi air bersih di Kampung Koceak, RT 02 RW 01.

Air yang didapat ia lalu simpan di bak penampuangan air untuk kebutuhan sehari-hari. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Air yang didapat ia lalu simpan di bak penampuangan air untuk kebutuhan sehari-hari. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga berusia 52 tahun itu harus mengambil air bantuan karena sumber air di lingkungan tempat tinggalnya sulit didapat. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Warga berusia 52 tahun itu harus mengambil air bantuan karena sumber air di lingkungan tempat tinggalnya sulit didapat. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Ketua RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Muhammad Saat, mengatakan terdapat sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang mengalami kekurangan air bersih.

Ketua RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Muhammad Saat, mengatakan terdapat sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang mengalami kekurangan air bersih.

Warga harus mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan.

Warga harus mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan.

Petugas BPBD membantu Juanda mengisi air saat distribusi air bersih di Kampung Koceak, Tangerang Selatan, Senin (13/7). (Bloomberg Technoz/Andrean)
Dua ember kosong menjadi perlengkapan yang dibawa Juanda saat mendatangi titik distribusi air bersih di Kampung Koceak, RT 02 RW 01.
Air yang didapat ia lalu simpan di bak penampuangan air untuk kebutuhan sehari-hari. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berusia 52 tahun itu harus mengambil air bantuan karena sumber air di lingkungan tempat tinggalnya sulit didapat. (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Ketua RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Muhammad Saat, mengatakan terdapat sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang mengalami kekurangan air bersih.
Warga harus mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dua ember kosong menjadi perlengkapan yang dibawa Juanda saat mendatangi titik distribusi air bersih di Kampung Koceak, RT 02 RW 01, Keranggan, Tangerang Selatan, Banten. Warga berusia 52 tahun itu harus mengambil air bantuan karena sumber air di lingkungan tempat tinggalnya mulai sulit digunakan akibat kekeringan yang berlangsung selama sebulan terakhir.

Bagi Juanda, air yang tersedia saat ini tidak lagi cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan rumah tangga. 

“Sudah sebulan ini kalau gerimis malah habis. Kondisi air sekarang keruh. Airnya hanya cukup untuk mandi dan cuci piring," ungkap pria berusia 52 tahun tersebut kepada Bloomberg Technoz, Selasa (14/7).

Saat ini beberapa warga di lingkungan di RT 02 RW 01 Kampung Koceak harus mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan. Ketua RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Muhammad Saat, mengatakan terdapat sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang mengalami kekurangan air bersih. 

“Sudah semingguan warga melapor, yang kekurangan paling 20 KK,” ungkap Muhammad Saat (60), Ketua RT 02 RW 01 Kampung Koceak, Tangerang Selatan, Banten.

Bantuan air bersih disalurkan BPBD Kota Tangerang Selatan sejak 8 hingga 14 Juli 2026. Distribusi dilakukan di tiga titik di Kelurahan Keranggan dengan jumlah penerima mencapai 55 kepala keluarga yang terdampak kekeringan.

Selama masa penyaluran, BPBD Kota Tangerang Selatan telah mendistribusikan sekitar 19.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

(dre/ros)