Logo Bloomberg Technoz

Potret Jepang Dilanda Gelombang Panas

Redaksi
15 July 2026 16:36

Pejalan kaki di bawah kabut pendingin saat suhu tinggi di distrik Yurakucho, Tokyo, Jepang, Selasa (14/7/2026). (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Pejalan kaki di bawah kabut pendingin saat suhu tinggi di distrik Yurakucho, Tokyo, Jepang, Selasa (14/7/2026). (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Gelombang panas diperkirakan akan meluas ke Tokyo dan sejumlah wilayah di Jepang bagian timur. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Gelombang panas diperkirakan akan meluas ke Tokyo dan sejumlah wilayah di Jepang bagian timur. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Menurut para pejabat cuaca, sistem tekanan tinggi menjadi penyebab meluasnya panas ekstrem di Jepang. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Menurut para pejabat cuaca, sistem tekanan tinggi menjadi penyebab meluasnya panas ekstrem di Jepang. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Peringatan suhu panas telah diterbitkan di 17 dari 47 prefektur di Jepang, dengan sebagian besar wilayah Jepang barat. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Peringatan suhu panas telah diterbitkan di 17 dari 47 prefektur di Jepang, dengan sebagian besar wilayah Jepang barat. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Para ahli menyebut risiko serangan panas meningkat sesaat setelah musim hujan berakhir. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Para ahli menyebut risiko serangan panas meningkat sesaat setelah musim hujan berakhir. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Masyarakat disarankan menggunakan pendingin ruangan serta rutin mengonsumsi cairan dan garam. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Masyarakat disarankan menggunakan pendingin ruangan serta rutin mengonsumsi cairan dan garam. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Pejalan kaki di bawah kabut pendingin saat suhu tinggi di distrik Yurakucho, Tokyo, Jepang, Selasa (14/7/2026). (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Gelombang panas diperkirakan akan meluas ke Tokyo dan sejumlah wilayah di Jepang bagian timur. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Menurut para pejabat cuaca, sistem tekanan tinggi menjadi penyebab meluasnya panas ekstrem di Jepang. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Peringatan suhu panas telah diterbitkan di 17 dari 47 prefektur di Jepang, dengan sebagian besar wilayah Jepang barat. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Para ahli menyebut risiko serangan panas meningkat sesaat setelah musim hujan berakhir. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Masyarakat disarankan menggunakan pendingin ruangan serta rutin mengonsumsi cairan dan garam. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gelombang panas diperkirakan akan meluas ke Tokyo dan sejumlah wilayah di Jepang bagian timur pada Selasa. Kondisi cuaca cerah menjadi pemicu meningkatnya temperatur di berbagai daerah.

Dilansir dari NHK, Badan Meteorologi Jepang melaporkan suhu tertinggi pada Senin mencapai 38,4 derajat Celcius di Kota Shimanto, Prefektur Kochi, serta 37,3 derajat Celcius di Kota Hita, Prefektur Oita. Kota Hita juga mencatat suhu 35 derajat Celcius atau lebih tinggi selama enam hari berturut-turut.

Menurut para pejabat cuaca, sistem tekanan tinggi menjadi penyebab meluasnya panas ekstrem di Jepang. Pada Selasa, suhu tertinggi diperkirakan mencapai 37 derajat Celcius di Kota Maebashi, Prefektur Gunma, serta di Kota Kumagaya dan Chichibu, Prefektur Saitama.

Sementara itu, Kota Kofu di Prefektur Yamanashi diperkirakan mengalami suhu hingga 36 derajat Celcius. Adapun suhu di pusat Tokyo diprediksi mencapai 34 derajat Celcius.

Peringatan serangan panas telah diterbitkan di 17 dari 47 prefektur di Jepang, di mana sebagian besar berada di wilayah Jepang barat.

Para ahli menyebut risiko serangan panas meningkat sesaat setelah musim hujan berakhir atau ketika terjadi jeda singkat dalam hujan karena tubuh belum sepenuhnya beradaptasi dengan kenaikan suhu yang mendadak. Masyarakat disarankan menggunakan pendingin ruangan serta rutin mengonsumsi cairan dan garam untuk mengurangi risiko gangguan akibat panas.

(red)