Proyeksi Neraca BREN Makin Berat di Balik Rencana Akuisisi EDC
Nyoman Ary Wahyudi
16 July 2026 14:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian analis memperkirakan ruang PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) untuk menarik utang terkait rencana akuisisi perusahaan geothermal Energy Development Corp (EDC) relatif terbatas. Neraca keuangan emiten konglomerat Prajogo Pangestu itu relatif berat.
Mengutip laporan keuangan per 31 Maret 2026, kas bebas BREN hanya sekitar US$169 juta dengan utang mencapai US$2,08 miliar. Adapun, rasio utang terhadap ekuitas (DER) BREN mencapai 2,23 kali.
Mengutip Bloomberg News, BREN mengajukan penawaran untuk mengakuisisi perusahaan panas bumi berbasis di Filipina itu dengan nilai ekuitas mencapai US$5 miliar.
Penawaran tersebut masih bergantung pada proses uji tuntas, dokumen transaksi, dan persetujuan yang diperlukan. Belum ada perjanjian yang ditandatangani antara BREN dan First Gen Corp, induk dari EDC.
Nilai pengajuan yang disampaikan Grup Barito itu setara dengan lima kali total ekuitas BREN per akhir Maret 2026 di level US$936 juta.






























