Logo Bloomberg Technoz

Sorotan Mengarah ke AI Buatan China: Bahayakan Ekonomi Amerika

News
16 July 2026 14:25

CTO Palantir Technologies Inc., Shyam Sankar. dok: Bloomberg
CTO Palantir Technologies Inc., Shyam Sankar. dok: Bloomberg

Tyler Kendall, Lorelei Smillie, dan Michael Shepard–Bloomberg News

Bloomberg, Chief Technology Officer (CTO) Palantir Technologies Inc., Shyam Sankar, mengatakan bahwa China telah mengembangkan generasi baru model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui penggunaan tanpa izin atas hasil karya yang dihasilkan oleh para pengembang AI di Silicon Valley. Hal ini menimbulkan ancaman ekonomi bagi Amerika Serikat.

“Model-model open source China ini sebenarnya merupakan hasil dari serangan distilasi. Sebagian besar dari ini hanyalah kekayaan intelektual (IP) Amerika yang dicuri dari laboratorium-laboratorium terdepan,” kata Sankar pada Rabu dalam wawancara dengan Bloomberg Television di sela-sela konferensi inovasi pertahanan di Pennsylvania. 


Pernyataan Sankar menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan perusahaan AI papan atas Amerika bahwa pesaing mereka dari China secara tidak patut menggunakan teknik yang dikenal sebagai distilasi, di mana para pengembang melatih sistem menggunakan hasil dari model AI lain untuk menciptakan kemampuan serupa dalam model baru dengan biaya yang jauh lebih rendah. 

DIrinya menyerukan kepada laboratorium-laboratorium terkemuka AS untuk berbuat lebih banyak dalam melindungi IP mereka, dengan mengatakan bahwa hal itu “sesuai dengan kepentingan ekonomi mereka sendiri.”