Gencatan Senjata Kolaps, Kuwait Digempur Rudal dan Drone Iran
News
15 July 2026 06:20

Fiona MacDonald dan Sherif Tarek - Bloomberg News
Bloomberg, Empat personel Angkatan Laut Kuwait dilaporkan terluka dalam gelombang serangan terbaru yang menghantam negara Teluk tersebut. Kuwait terus menjadi target utama Iran seiring kembali diberlakukannya blokade Amerika Serikat (AS) di pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, serta eskalasi ketegangan regional yang kian memuncak.
Kementerian Pertahanan Kuwait menyatakan bahwa serangan tersebut melibatkan lima rudal penjelajah, satu rudal balistik, serta 33 pesawat nirawak (drone). Ini menandai jumlah proyektil dan korban luka tertinggi dalam satu hari sejak bandara internasional negara itu diserang untuk kedua kalinya bulan lalu, yang menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 60 orang lainnya.
Pihak militer melaporkan bahwa serangan pada hari Selasa (14/7) terkonsentrasi pada sejumlah objek vital dan lembaga sipil, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Militer Kuwait menambahkan bahwa puing-puing proyektil jatuh di berbagai lokasi yang menyebabkan kerusakan materi, sementara empat personel pertahanan terluka ketika sebuah kapal angkatan laut Kuwait terkena hantaman langsung.
Kuwait menjadi salah satu negara di kawasan Teluk yang menderita dampak terburuk selama perang berlangsung. Pangkalan militer, kilang minyak, kantor pusat Kuwait Petroleum Corp, bandara, hingga infrastruktur penting lainnya milik negara tersebut telah berulang kali menjadi sasaran serangan.


























