Logo Bloomberg Technoz

Alasan Terdapat Perbedaan Realisasi Anggaran Kemenekraf 2025

Redaksi
15 July 2026 18:30

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di gedung Kementerian Ekonomi Kreatif. (Dok. Kemenkraf)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di gedung Kementerian Ekonomi Kreatif. (Dok. Kemenkraf)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengutarakan laporan keuangan Kementerian Ekonomi Kreatif tahun 2025 untuk pertama kali setelah menjadi lembaga sendiri.

Menurutnya, terdapat perbedaan laporan, dari sisi pelaksanaan anggaran 2025; realisasi belanja bruto mencapai Rp391 miliar atau 93,67% dari pagu Rp417 miliar. Di mana di dalamnya termasuk anggaran total pagu yang diblokir.

Di sisi lain, pada dokumen keuangan audited, realisasi belanja sebesar Rp391,13 miliar atau 88,16% dari total pagu Rp443,66 miliar termasuk anggaran yang diblokir


“Perbedaan capaian terhadap pagu efektif dan pagu audited disebabkan oleh masih adanya anggaran yang diblokir,” kata Riefky dalam laporan di rapat kerja bersama Komisi VII DPR, Rabu (15/7/2026).

“Kontribusi terbesar tidak terserapnya anggaran tersebut disebabkan oleh pengadaan CPNS dan PPPK yang telah dialokasikan sejak awal tahun, namun pelaksanaannya baru terealisasi pada semester II,” tambah Riefky.