Logo Bloomberg Technoz

Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Tumbuh 6,86%, Salip Ekonomi Nasional

Dinda Decembria
29 June 2026 16:20

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di gedung Kementerian Ekonomi Kreatif. (Dok. Kemenkraf)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di gedung Kementerian Ekonomi Kreatif. (Dok. Kemenkraf)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi kreatif Indonesia terus menunjukkan kinerja positif sepanjang 2025. 

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif mencapai Rp1.757,87 triliun dengan pertumbuhan 6,86%, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11%.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan tren tersebut menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. 


"Pada tahun 2025 ekonomi kreatif tumbuh 6,86%. Angka ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11%. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi kreatif selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional dengan tren yang terus meningkat," kata Amalia dalam kegiatan Statistik Ekonomi Kreatif pada Sensus Ekonomi 2026 Sektor Ekonomi Kreatif di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Secara kontribusi terhadap PDB ekonomi kreatif, subsektor kuliner masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 41,06%. Posisi berikutnya ditempati oleh subsektor fashion serta televisi dan radio. Ketiga subsektor tersebut menyumbang sekitar 69,42% terhadap total PDB ekonomi kreatif.