Logo Bloomberg Technoz

RI Harus Berbenah Jika Ingin Saingi Singapura Soal Konser

Dinda Decembria
08 July 2026 18:30

Deretan Konser Musik hingga Akhir Tahun 2024 (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Deretan Konser Musik hingga Akhir Tahun 2024 (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kesuksesan Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menggelar konser Taylor Swift's The Eras Tour menjadi sorotan karena meraup manfaat ekonomi besar, dinilai bukan berarti Indonesia tertinggal. 

Pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang untuk bersaing, meski masih harus membenahi sejumlah tantangan agar lebih kompetitif dalam menarik konser berskala internasional.

Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin, mengatakan Indonesia sebenarnya mampu mengejar negara-negara tetangga seperti Singapura. Namun, hal itu membutuhkan waktu serta dukungan kebijakan lintas kementerian dan lembaga.


"Harusnya bisa, tetapi it's a long way to go. Harus ada political will dari seluruh instansi yang terkait. Karena ini menyangkut keamanan, pajak, perizinan, dan banyak hal lainnya. Kalau memang ingin menjadikan industri event sebagai salah satu sumber pendapatan negara, maka semuanya harus dipermudah," ujar Amin kepada Bloomberg Technoz baru-baru ini.

Menurut Amin, perbandingan Indonesia dengan Singapura maupun Thailand tidak bisa dilakukan secara langsung. Ia menilai Indonesia memiliki keunggulan berbeda, yakni kekuatan intellectual property (IP) lokal seperti Pestapora, We The Fest, dan Synchronize Festival yang telah berkembang menjadi aset industri kreatif nasional.