Selain itu, Prasetyo memberi sinyal juga akan memaksa pembahasan kerja sama ulang pada beberapa pengguna lahan dan aset negara. Alasannya, kata dia, kontribusi dari para pengguna tersebut sangat kecil dibandingkan potensi manfaat yang dikelola.
Salah satunya, kata dia, pusat perbelanjaan FX Sudirman yang memiliki kontrak penggunaan atau kerja sama selama 35 tahun hingga 2043, namun hanya menyumbang kecil bagi pendapatan negara. "Kita merasa itu terlalu kecil," kata Prasetyo.
(dov/frg)
No more pages
































