Logo Bloomberg Technoz

Kata Istana Soal Pertemuan Prabowo dengan Jaksa Agung dan Kapolri

Dovana Hasiana
15 July 2026 20:50

Jaksa Agung, ST Burhanuddin melakukan konfrensi pers bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung, Senin (13/7/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana)
Jaksa Agung, ST Burhanuddin melakukan konfrensi pers bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Kejagung, Senin (13/7/2026). (Bloomberg Technoz/Dovana)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto saat memanggil Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin; Panglima TNI Jendera Agus Subiyanto; dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada akhir pekan lalu, Sabtu (11/07/2026) lalu. 

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan Kepala Negara saat itu ingin mendapatkan laporan mengenai situasi yang tengah terjadi. Meski tidak secara spesifik mengelaborasi laporan yang dimaksud, menjelang akhir pekan, ketegangan antara Polri dengan Kejaksaan dan TNI meningkat.

Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah sejumlah tempat yang kemudian dikaitkan dengan Jampidsus 2022-2026 Febrie Adriansyah. Kejaksaan kemudian meminta TNI menambah pengetatan penjagaan terhadap Febrie. Di sisi lain, beredar kabar kejaksaan meminta para Kajati untuk mengumpulkan data korupsi program MBG di daerah -- disebut berkaitan dengan polisi.


"Ya kan karena ada sebuah kejadian ya tentu beliau ingin mendapatkan laporan," ujar Prasetyo kepada awak media, Rabu (15/07/2026). 

Dia mengklaim, Prabowo sama sekali tak marah kepada Burhanuddin, Agus dan Listyo. Menurut dia, presiden saat itu hanya ingin mengetahui dengan detail apa yang sedang terjadi, dan mengecek kesesuaiannya dengan informasi yang beredar di masyarakat soal polemik antarlembaga tersebut.