Logo Bloomberg Technoz

Sederet Faktor Penghambat Ekosistem Konser di RI Saat Ini

Dinda Decembria
09 July 2026 12:10

Deretan Konser Musik hingga Akhir Tahun 2024 (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Deretan Konser Musik hingga Akhir Tahun 2024 (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkap sejumlah faktor yang masih menghambat pertumbuhan ekosistem konser musik di Indonesia. 

Kendala tersebut mulai dari lemahnya daya saing dalam memperebutkan konser artis dunia, keterbatasan venue berstandar internasional, proses perizinan yang dinilai rumit, hingga belum optimalnya pengemasan konser sebagai bagian dari produk pariwisata.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, mengatakan tantangan pertama terletak pada proses bidding konser internasional. 


Menurutnya, konser artis kelas dunia tidak datang begitu saja, melainkan diperebutkan melalui proses bidding yang melibatkan promotor global.

"Konser dunia tidak datang begitu saja. Setiap world tour dari artis tier 1 global diperebutkan melalui proses bidding yang melibatkan dua promotor global, yakni Live Nation dan AEG. Selama ini proses bidding tersebut sebagian besar masih ditanggung sendiri oleh promotor Indonesia sehingga daya saing kita belum sekuat negara lain yang memperoleh dukungan pemerintah," ujar Hafiz kepaaa Bloomberg Technoz, dikutip Kamis (9/7).