Sektor-Sektor Riil Paling Rentan Terdampak Pelemahan Rupiah
Pramesti Regita Cindy
09 July 2026 10:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah diminta mewaspadai dampak pelemahan rupiah terhadap sektor-sektor riil di dalam negeri, khususnya pada sektor yang memiliki ketergantungan tinggi kepada bahan baku berbasis impor.
Menurut ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi, setidaknya ada tiga karakteristik utama industri yang paling rentan mengalami tekanan bila keadaan depresiasi rupiah bertahan dalam jangka waktu yang cukup panjang.
"Sektor paling rentan ialah sektor dengan tiga ciri: kandungan impor tinggi, kemampuan menaikkan harga rendah, dan utang valas besar," kata Syafruddin kepada Bloomberg Technoz, Kamis (9/7/2026).
Farmasi, kata dia akan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak besar karena masih bergantung pada impor bahan baku aktif. Disusul industri makanan dan minuman yang turut menghadapi risiko serupa jika memakai gandum, susu, gula tertentu, kedelai, bahan tambahan, atau kemasan impor.
Lebih lanjut, Syafruddin menuturkan tekanan serupa juga diperkirakan akan dirasakan oleh industri tekstil dan alas kaki yang masih mengandalkan bahan baku, pewarna, mesin, dan komponen impor. Begitu juga industri elektronik dan otomotif yang berpotensi mengalami kenaikan biaya produksi akibat mahalnya komponen impor, sementara permintaan konsumen cenderung melemah di tengah suku bunga yang tinggi.






























