Iran Balas AS, Serang 85 Pangkalan Militer di Bahrain & Kuwait
News
08 July 2026 14:46

Bloomberg Technoz, Jakarta - Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan dalam pernyataan resmi pada Rabu (8/7/2026) telah melancarkan serangan balasan awal terhadap 85 target militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait menggunakan rudal serta pesawat nirawak (drone).
Pihak IRGC menyatakan bahwa menyusul "prosesi pemakaman yang agung dan belum pernah terjadi sebelumnya" bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, AS telah merobek perjanjian, melanggar gencatan senjata, serta mencederai kesepahaman Islamabad dengan meluncurkan serangan udara ke sejumlah pangkalan penjaga pantai dan stasiun sipil di pesisir selatan Iran pada Rabu pagi.
“Sebagai respons awal terhadap agresi ini, kekuatan angkatan laut dan dirgantara IRGC, melalui operasi gabungan rudal dan drone, telah menghancurkan 85 instalasi militer utama AS di Port Salman, Pangkalan Angkatan Laut Kelima (AS) di Bahrain, serta Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait, sekaligus menembak jatuh satu drone MQ-9 musuh yang mencoba mengganggu jalannya operasi,” tulis pernyataan resmi IRGC tersebut, dilaporkan oleh Tasnim.
Sebelumnya, sejumlah media lokal Iran yang melaporkan pelanggaran gencatan senjata tersebut mengonfirmasi adanya beberapa suara ledakan keras yang terdengar di dekat wilayah Kabupaten Sirik dan Pulau Qeshm di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Sementara itu, IRIB melaporkan bahwa proyektil yang "ditembakkan pihak lawan telah melukai beberapa orang" di pelabuhan perikanan dan komersial Sirik.






























