Serangan Siber dengan AI, dari Sekadar Ancaman Jadi Kenyataan
Muhammad Fikri
09 July 2026 12:56

Bloomberg Technoz, Jakarta - Agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk pertama kalinya dilaporkan mampu menjalankan serangan siber secara penuh tanpa campur tangan manusia. Hal ini menjadi gambaran nyata setelah sebelumnya hanya kerap dipandang sebagai sekadar ancaman.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran baru bahwa AI dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk melancarkan serangan yang semakin canggih dan sulit dideteksi.
Tim peneliti dari perusahaan keamanan cloud Sysdig mengungkap agen AI yang mereka beri nama Jadepuffer berhasil mengeksekusi serangan ransomware dari awal hingga akhir secara otonom, dilaporkan The Independent seperti dikutip Kamis (9/7/2026).
Serangan itu mencakup penyusupan ke server yang memiliki celah keamanan, pencarian kata sandi dan kredensial login, mengenkripsi basis data produksi, hingga meminta tebusan dalam mata uang bitcoin.
Direktur Threat Research Sysdig Michael Clark mengatakan temuan tersebut menjadi kasus pertama yang terdokumentasi mengenai ransomware yang dijalankan sepenuhnya oleh model bahasa besar atau large language model (LLM).






























