OJK Lapor Aset Industri Asuransi Mei 2026 Capai Rp1.197,04 T
Redaksi
08 July 2026 19:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset industri asuransi pada Mei 2026 mencapai Rp1.197,04 triliun, meningkat 2,87% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp977,81 triliun atau naik 4,05% yoy. Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Mei 2026 mencapai Rp139,54 triliun, atau tumbuh 0,67% yoy,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Juni 2026, Selasa (7/7/2026).
Ogi menjelaskan, pertumbuhan premi didorong oleh kinerja asuransi jiwa yang mencatatkan premi sebesar Rp76,79 triliun atau meningkat 5,87% secara tahunan. Sebaliknya, premi asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi 5,03% yoy menjadi Rp62,76 triliun.
Di sisi lain, aset industri asuransi non-komersial yang mencakup BPJS Kesehatan serta program asuransi bagi ASN, TNI, dan Polri untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp219,23 triliun. Nilai tersebut turun 2,07% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, industri dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan. Hingga Mei 2026, total aset dana pensiun mencapai Rp1.693,37 triliun atau meningkat 7,71% yoy, meski melambat dibandingkan pertumbuhan 9% yoy pada April 2026.































