Logo Bloomberg Technoz

OJK Lapor Aset Industri Asuransi Mei 2026 Capai Rp1.197,04 T

Redaksi
08 July 2026 19:10

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset industri asuransi pada Mei 2026 mencapai Rp1.197,04 triliun, meningkat 2,87% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp977,81 triliun atau naik 4,05% yoy. Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Mei 2026 mencapai Rp139,54 triliun, atau tumbuh 0,67% yoy,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Juni 2026, Selasa (7/7/2026).

Ogi menjelaskan, pertumbuhan premi didorong oleh kinerja asuransi jiwa yang mencatatkan premi sebesar Rp76,79 triliun atau meningkat 5,87% secara tahunan. Sebaliknya, premi asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi 5,03% yoy menjadi Rp62,76 triliun.


Di sisi lain, aset industri asuransi non-komersial yang mencakup BPJS Kesehatan serta program asuransi bagi ASN, TNI, dan Polri untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp219,23 triliun. Nilai tersebut turun 2,07% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, industri dana pensiun juga menunjukkan pertumbuhan. Hingga Mei 2026, total aset dana pensiun mencapai Rp1.693,37 triliun atau meningkat 7,71% yoy, meski melambat dibandingkan pertumbuhan 9% yoy pada April 2026.