Logo Bloomberg Technoz

Mayapada Hospital Resmi Hadir di Kawasan Jakarta Timur


Mayapada Hospital Jakarta Timur (MHJT). (Bloomberg Technoz/Syailendra Wiratama)
Mayapada Hospital Jakarta Timur (MHJT). (Bloomberg Technoz/Syailendra Wiratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mayapada Healthcare resmi mengoperasikan Mayapada Hospital Jakarta Timur (MHJT) sebagai rumah sakit kedelapan dalam jaringan Mayapada Hospital sekaligus rumah sakit pertama grup tersebut di wilayah Jakarta Timur. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan memperluas akses layanan kesehatan berkualitas sekaligus mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.

President Commissioner Mayapada Healthcare Jonathan Tahir mengatakan angka delapan memiliki makna khusus bagi keluarga besar Mayapada. Selain menjadi rumah sakit kedelapan, angka tersebut juga diyakini membawa keberuntungan dan harapan baik bagi masyarakat.

"Mayapada Hospital Jakarta Timur merupakan rumah sakit yang ke-8 daripada grup rumah sakit Mayapada. Kami keturunan Tionghoa kalau angka 8 itu merupakan angka yang spesial, angka yang penuh makna dalam hal itu adalah keberuntungan, bawa hoki. Jadi kami harap rumah sakit ini bisa membawa keberuntungan, bukan hanya Mayapada tapi yang paling penting rumah sakit ini bisa membawa keberuntungan, membawa berkat bagi masyarakat sekitar," ujar Jonathan dalam peresmian MHJT, Kamis (9/7/2026).

Jonathan menambahkan, MHJT menjadi rumah sakit ketiga Mayapada di Jakarta setelah sebelumnya hadir di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Menurutnya, ekspansi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat ibu kota, khususnya di kawasan timur Jakarta.

"Kami membuka rumah sakit kami yang ke-3 di Jakarta dan pertama di Jakarta Timur. Kami harap ini bisa meluaskan kita punya network untuk bisa melayani pasien di Jakarta Timur," katanya.

Ia menegaskan Mayapada mendukung program pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sehat sebagai fondasi Indonesia Emas. Untuk itu, perusahaan tidak hanya menghadirkan teknologi dan sistem kesehatan modern, tetapi juga tenaga medis berkualitas agar masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan kesehatan ke luar negeri.

"Kami dari Mayapada bukan hanya mendukung dengan teknologi dan sistem yang terbaik tapi kami pun juga membawa SDM terbaik dan kami harap bisa membawa pelayanan terbaik, bisa menyaingi rumah sakit asing untuk memastikan bahwa semua kebutuhan medis dan kesehatan masyarakat Indonesia bisa terpenuhi di Mayapada," ujar Jonathan.

Mayapada Hospital Jakarta Timur (MHJT). (Bloomberg Technoz/Syailendra Wiratama)

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kontribusi Mayapada dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Jakarta. Ia mengungkapkan pembangunan rumah sakit di kawasan Cakung merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama disampaikan kepadanya.

"Saya masih ingat suatu hari bertemu dengan Kyai Zainal Arifin Gufron. Beliau menyampaikan, 'Bisa nggak di Cakung ini ada rumah sakit?' Dan saya sampaikan pada beliau, 'Pasti suatu hari ada'," kata Pramono.

Menurut Pramono, keberadaan rumah sakit berkualitas internasional menjadi salah satu syarat penting bagi Jakarta sebagai kota global sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

"Jakarta ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 sudah menjadi kota global, pusat perekonomian nasional, dan sekaligus masih menjadi ibu kota negara. Salah satu aspek yang selalu dilihat orang adalah pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat," ujarnya.

Ia berharap Mayapada Hospital Jakarta Timur dapat berkembang menjadi rumah sakit berstandar internasional dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia yang selama ini mencari layanan kesehatan di luar negeri.

"Saya sungguh berharap Rumah Sakit Mayapada ini menjadi rumah sakit internasional yang benchmark-nya, rujukannya, jangan lagi dengan rumah sakit yang ada di Indonesia," kata Pramono.

"Saya berharap bahwa ini akan menjadi pilihan bagi warga kita yang selama ini rumah sakitnya mau di Penang, di Singapura, sudah tidak usah jauh-jauh. Di Jakarta aja, di Mayapada aja, karena mereka mempunyai fasilitas yang sungguh sangat baik dan lengkap," lanjutnya.

Pramono menilai kehadiran fasilitas kesehatan berstandar global di Jakarta juga dapat membantu mengurangi aliran devisa ke luar negeri akibat tingginya jumlah masyarakat yang berobat ke negara lain.

"Kehadiran Mayapada di Jakarta itu memberikan kontribusi untuk mengurangi, membuat orang merasa nyaman, daripada jauh-jauh ke luar negeri, di Jakarta aja fasilitasnya cukup baik, teknologinya cukup baik, rumah sakitnya sangat baik, sehingga dengan demikian ini juga akan membuat tidak perlu devisa kita ke luar negeri," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pengembangan fasilitas kesehatan Mayapada di ibu kota.

"Kalau memang ada hal yang perlu dilakukan perbaikan, Pemerintah DKI Jakarta dengan tangan terbuka, kami bersedia untuk duduk bersama agar fasilitas yang dimiliki oleh Mayapada semakin baik," kata dia.

Pramono kemudian meresmikan operasional Mayapada Hospital Jakarta Timur dan berharap rumah sakit tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, dan mudah-mudahan ini membawa kebaikan, berkah, terutama membuat masyarakat Jakarta semakin sehat, semakin bahagia," tutupnya.