Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Melemah Hingga Gagal Menembus 6.000

Muhammad Julian Fadli
08 July 2026 13:05

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Sesi I, Rabu (8/7/2026), ditutup di zona merah dengan penurunan 1,11% ke level 5.920. IHSG hingga jeda siang ini gagal menembus level psikologis 6.000. Penurunan harga saham Bank BRI, Amman Mineral, hingga Barito Pacific jadi salah satu sebab.

Sejak pembukaan perdagangan pagi hari tadi, IHSG langsung tergelincir di zona merah dengan pelemahan yang bertambah dalam. Adapun rentang perdagangan bergerak pada area level 5.984 sampai dengan terendahnya 5.897.

IHSG Penutupan Sesi I pada Rabu 8 Juli 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan terbilang ‘hanya’ Rp5,22 triliun dari sejumlah 12,25 miliar saham yang ditransaksikan.


Tercatat hanya ada penguatan 197 saham, dan sebanyak–banyaknya 447 saham terjadi pelemahan. Sisanya 142 saham stagnan.

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan Sesi I siang hari ini. Saham–saham barang baku, saham properti, dan saham konsumen non primer mencatatkan koreksi paling dalam, dengan masing-masing minus 2,14%, 2,05%, dan 1,72%.