Logo Bloomberg Technoz

Goldman: Hormuz Panas Lagi, Pemulihan Pasokan Minyak Terhambat

News
09 July 2026 12:50

Dek kapal tanker minyak 'Devon' saat bersiap mengangkut minyak mentah dari Pulau Kharg ke India di Bandar Abbas, Iran./Bloomberg-Ali Mohammadi
Dek kapal tanker minyak 'Devon' saat bersiap mengangkut minyak mentah dari Pulau Kharg ke India di Bandar Abbas, Iran./Bloomberg-Ali Mohammadi

Jake Lloyd-Smith - Bloomberg News

Bloomberg, Pemulihan pasokan minyak Timur Tengah berisiko terhambat jika ketegangan yang kembali memanas mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, demikian menurut Goldman Sachs Group Inc.

Produksi minyak mentah di Teluk Persia pada Juni masih sekitar 10,5 juta barel per hari di bawah level sebelum perang, menurut perkiraan Goldman.


“Meski produsen Timur Tengah telah mulai membuka kembali sumur-sumur mereka yang ditutup selama bulan lalu, gangguan di Selat Hormuz dapat memperlambat pemulihan produksi,” kata para analis termasuk Yulia Zhetkova Grigsby dalam catatan tanggal 8 Juli.

Pasar energi global terguncang pekan ini akibat bangkitnya konflik antara Washington dan Teheran, yang mendorong harga kontrak berjangka minyak mentah Brent kembali di atas US$80 per barel.