Logo Bloomberg Technoz

Menkes: Investigasi Kasus PPDS Manado Rampung dalam 2 Pekan

Dinda Decembria
09 July 2026 10:20

Menteri Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kemenkes, Rabu (12/11). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Menteri Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kemenkes, Rabu (12/11). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengungkap bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) saat ini masih melakukan investigasi terhadap kasus meninggalnya Adrian Rantung, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di RSUP Prof. R.D Kandou Manado yang diduga karena mendapatkan perundungan.

"Seminggu, dua minggu biasanya selesai," kata Menkes kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Rabu (08/07).

BGS juga menegaskan bahwa sudah mengirim tim Kemenkes untuk koordinasi terkait audit dan kerja sama dengan pihak kepolisian setempat.


"Kita sudah kirim tim untuk berkoordinasi dan audit bersama teman-teman Kapolda daerah situ, masih berproses,"tegasnya.

Sementar itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah menghentikan kegiatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di RSUP Prof.Dr.RD Kandou, Manado sementara.