Logo Bloomberg Technoz

Untuk Juni, BI memperkirakan IPR berada di 221,6, turun 4,4% yoy. Berdasarkan kelompoknya, Kelompok Suku Cadang dan Aksesori (indeks 145,5, tumbuh 11% yoy) serta Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya (indeks 83,8, tumbuh 1,8% yoy) masih menunjukkan kinerja yang positif.

Di sisi lain, beberapa kelompok diprakirakan masuk ke dalam zona kontraksi adalah Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi (indeks 56,4, terkontraksi 8,5% yoy) serta Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (indeks 103,5, terkontraksi 7,8% yoy), setelah pada periode sebelumnya masing-masing tumbuh sebesar 0,2% yoy dan 0,3% yoy.

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran pada Juni juga diproyeksikan turun 0,8%. Lebih baik dibandingkan periode sebelumnya yang turun sebesar 1,5% mtm.

"Perbaikan tersebut didorong oleh meningkatnya kinerja penjualan pada Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya (1,9%, mtm) dan Subkelompok Sandang (4,7%, mtm) seiring mulai masuknya periode liburan sekolah pada akhir Juni. Sementara itu, Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi (-2% mtm), Kelompok Suku Cadang dan Aksesori (-3,1% mtm), serta Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (-0,7% mtm) mengalami perbaikan dari periode sebelumnya meski masih tertahan di zona kontraksi," demikian laporna BI.

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada Agustus diprakirakan meningkat, sementara pada November diprakirakan relatif stabil. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Agustus sebesar 178, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada Juli sebesar 175,8, didorong oleh kenaikan harga bahan baku.

Sementara itu, IEH November diprakirakan sebesar 167,5, relatif stabil dibandingkan dengan IEH Oktober sebesar 167,6.

(aji)

No more pages