Logo Bloomberg Technoz

Geliat Investor Asing Pengaruhi Nasib IHSG

Muhammad Julian Fadli
09 July 2026 10:55

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut melemah seiring dengan tekanan jual investor asing yang belum mereda hingga perdagangan Kamis (9/7/2026) pukul 10:00 WIB. 

Pada perdagangan saham kemarin, Rabu (8/7/2026), IHSG ditutup di zona merah dengan pelemahan 113,12 poin (1,89%) ke level 5.873.

Jadi salah satu sebab pelemahan IHSG, investor asing amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp689 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Di pasar reguler, investor asing net sell Rp674 miliar.


Tekanan jual di pasar pun terus berlangsung hingga perdagangan pagi ini. IHSG turun 0,27% hingga sempat menyentuh level 5.839.

“IHSG di bawah MA-5 di 5.873, maka kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju support selanjutnya yaitu titik previous low 5.607 sampai dengan trendline jangka panjang di sekitar 5.500,” mengutip paparan Panin Sekuritas.