Logo Bloomberg Technoz

Optimisme Konsumen Bertahan, Tapi Dorongan Konsumsi Mulai Lemah

Redaksi
08 July 2026 17:44

Warga berbelanja di salah satu pasar swalayan di Tangerang Selatan, Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berbelanja di salah satu pasar swalayan di Tangerang Selatan, Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Optimisme konsumen Indonesia masih bertahan pada Juni 2026. Namun, di balik angka yang masih masuk dalam level optimis itu terdapat sinyal bahwa mesin konsumsi domestik mulai kehilangan tenaga.

Survei Konsumen Bank Indonesia edisi Juni yang terbit Rabu (8/7/2026), menunjukkan penurunan di hampir semua indikator utama. Mulai dari penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini, prospek enam bulan ke depan, hingga persepsi terhadap pendapatan, lapangan kerja, dan keputusan membeli barang tahan lama.

Penurunan yang terjadi secara serentak ini mengindikasikan bahwa Indonesia sepertinya sedang memasuki fase normalisasi pertumbuhan, bahkan ada kecenderungan terjadinya perlambatan.


Melansir data BI, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun menjadi 117,8 pada Juni dari posisi Mei di level 120,9. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah terlihat dalam tiga bulan terakhir secara beruntun, sekaligus menjadi level terendah sejak September 2025.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) juga ikut turun menjadi 109,2 dari 112,2. Sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) melemah jadi 126,4 dari posisi sebelumnya 129,7.