Logo Bloomberg Technoz

Belanja Subsidi & Kompensasi Capai 52,1% APBN, Naik 44% YoY

Mis Fransiska Dewi
08 July 2026 13:00

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa hingga semester I-2026, jumlah belanja subsidi dan kompensasi yang telah dilakukan oleh pemerintah mencapai Rp233 triliun atau 52,1% dari APBN.

Purbaya mengatakan, anggaran yang digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat tersebut terdiri dari anggaran subsidi sebesar Rp116 triliun dan kompensasi sebesar Rp116,9 triliun.

“Realisasi subsidi dan kompensasi semester 1 tahun 2026 menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 44,4% apabila dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp161,4 triliun,” kata Purbaya dalam rapat Kerja antara Badan Anggaran DPR RI dan Menteri Keuangan, Selasa (7/7/2026).


Purbaya juga menyebut bahwa realisasi subsidi dan kompensasi dipengaruhi oleh fluktuasi Indonesian Crude Price (ICP), nilai tukar rupiah, serta peningkatan volume BBM, LPG, dan listrik bersubsidi sedangkan realisasi subsidi non-energi terutama dipengaruhi oleh meningkatnya pembayaran subsidi pupuk.

Selain itu, Purbaya juga mengatakan bahwa realisasi penyaluran barang bersubsidi sampai dengan semester I-2026 juga menunjukkan peningkatan apabila dibandingkan dengan realisasi penyeluruhan periode yang sama tahun 2025.