Logo Bloomberg Technoz

Korupsi Batu Bara PLTU: Data Spek Termonitor Ketat, Mudah Diendus

Azura Yumna Ramadani Purnama
08 July 2026 13:20

Sebuah kapal tunda berlayar melewati tumpukan batu bara di atas tongkang di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian
Sebuah kapal tunda berlayar melewati tumpukan batu bara di atas tongkang di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) menilai dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) relatif mudah ditelusuri.

Alasannya, seluruh rantai pasok batu bara di Indonesia; mulai dari sumber tambang, kualitas batu bara, hingga spesifikasi yang dipasok ke pembangkit, terdokumentasi dan diawasi secara ketat.

Ketua IMEF Singgih Widagdo berpendapat bahwa sejak awal penyusunan kontrak pasokan, lembaga pembiayaan atau lender maupun pemilik PLTU melakukan evaluasi berkala untuk memastikan keamanan pasokan batu bara. 


Dia menyatakan pengawasan tersebut mencakup kunjungan langsung ke lokasi tambang, pemeriksaan data pengeboran atau drilling core, kualitas batu bara, hingga kondisi cebakan atau pit yang telah dibuka.

Batu bara di atas tongkang dimuat ke truk di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Selain itu, Singgih menyatakan lender juga mengevaluasi kesesuaian kontrak dengan kualitas batu bara yang dipasok.