AS Bombardir Puluhan Target, Militer Iran Ancam Beri Balasan
Redaksi
08 July 2026 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Iran pada Rabu (8/7/2026) dini hari waktu setempat melayangkan peringatan keras bahwa mereka siap meluncurkan "balasan yang mematikan" terhadap serangan udara Amerika Serikat (AS). Perkembangan ini sekaligus menandakan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara kini semakin rapuh.
"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan balasan yang mematikan terhadap agresi dan aksi teroris yang dilakukan oleh AS," tegas komando tinggi militer gabungan Iran, Markas Pusat Khatam al-Anbiya, sebagaimana dilaporkan oleh lembaga penyiaran negara, IRIB.
Pihak komando militer tersebut juga menambahkan bahwa mereka "dalam kondisi dan situasi apa pun, tidak akan membiarkan adanya campur tangan pihak asing dalam urusan maupun pengelolaan di Selat Hormuz."
Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa "satu-satunya jalur pelayaran yang aman" bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz adalah dengan melewati rute-rute khusus yang telah ditetapkan secara sepihak oleh pihak Iran.
Ancaman dari Teheran ini keluar setelah militer AS meluncurkan gelombang serangan udara baru yang menyasar puluhan target di seluruh wilayah Iran pada Selasa malam hingga Rabu dini hari tadi. Selain gempuran militer, Washington juga resmi memberlakukan kembali paket sanksi ekonomi sebagai bentuk "hukuman" atas rentetan serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di sekitar koridor perairan tersebut.






























